Gue juga bingung, dulu nyokap waktu ngandung gue ngidamnya apaan ya? Kok, gue bisa sependek ini.
“Dulu, Mama ngidamnya kunyah tutup botol kecap, yang terbuat dari kedelai pilihan, dibesarkan seperti anak sendiri. Makanya, kamu pendek dan hitam,” kata nyokap gue dengan percaya dirinya. (Bisa lo tengok di halaman 18)
Entah kenapa, gue heran dengan beberapa penanganan saat orang kesurupan. Gue heran kenapa setannya gak langsung diusir aja. Kenapa harus ditanya beberapa hal dulu, bahkan ada beberapa pertanyaan yang gak penting, seperti; “Kamu ke sini sama siapa? Naik apa?”
Emang ada setan dateng pakai ojek online atau naga terbang, gitu? (Ada nih, ceritanya di halaman 67)
Rio Ardhillah, lahir di Kota Pinrang, 11 Februari 1995. Penulis yang mengawali karier sebagai seorang Youtuber sejak tahun 2013 ini memiliki nama asli A. Ridha Ardhillah. Merupakan anak tunggal dari pasangan H. Baharuddin Machmud, SH., MH. Dan Almarhumah Nursia Saidu.
Tiga kata yang mendeskripsikan seorang Rio Ardhillah adalah; ceria, aktif, dan independen. Memiliki hobi traveling dan bercita-cita untuk bisa berkeliling dunia.